Warga Alang-Alang Lebar Cecar Dapil II DPRD Sumsel dengan Keluhan PKH hingga CCTV

Advertorial

beritasebelas.net, Palembang – Momen reses Masa Sidang VI Tahun 2026 menjadi kesempatan emas bagi warga RT 28, Kelurahan Karya Baru, Kecamatan Alang-Alang Lebar. Berhadapan langsung dengan para wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) II Kota Palembang pada Senin (6/7/2026), warga langsung “mencecar” mereka dengan berbagai keluhan mendasar, mulai dari sengkarut data bantuan sosial hingga masalah keamanan lingkungan.

Dalam dialog yang berlangsung hangat tersebut, isu Program Keluarga Harapan (PKH) menjadi salah satu yang paling disorot. Warga mengeluhkan karut-marut data penerima manfaat yang dinilai masih belum tepat sasaran di lapangan.

Selain masalah bansos, fasilitas publik juga menjadi rapor merah yang dilaporkan warga. Mereka mendesak adanya pengaspalan jalan yang rusak—khususnya di Komplek Cemara Hijau—pembangunan drainase untuk mencegah banjir, perbaikan lampu jalan yang mati, hingga usulan pengadaan CCTV demi meningkatkan keamanan lingkungan.

Koordinator Dapil II DPRD Sumsel, Hj. Zaitun, SH., M.Kn., sejak awal sambutannya memang meminta masyarakat untuk tidak sungkan menyampaikan seluruh kebutuhan kelompok demi kepentingan bersama.

“Kami hadir di sini untuk mendengarkan langsung. Sampaikan apa saja yang menjadi kebutuhan bersama agar bisa kami kawal dan perjuangkan sesuai dengan kewenangan di DPRD Sumsel,” ujar Zaitun di hadapan warga, Camat Alang-Alang Lebar, dan Lurah Karya Baru yang turut hadir.

Respon Cepat Dewan: Dorong Pengajuan Proposal

Menanggapi rentetan aspirasi tersebut, Anggota DPRD Sumsel H. Nopianto, S.Sos., MM, memastikan pihaknya tidak akan tinggal diam. Untuk masalah fasilitas umum seperti lampu jalan dan akurasi data PKH, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Palembang dan instansi terkait.

“Keluhan lampu jalan akan kami teruskan ke dinas terkait di Pemkot. Begitu juga dengan data PKH, ini memang masalah klasik yang sering terjadi dan akan kami sampaikan ke instansi yang berwenang agar segera dievaluasi,” tegas Nopianto.

Nopianto juga memaparkan bukti nyata kerja dewan, di mana pada tahun 2026 ini sudah ada enam kegiatan pembangunan yang terealisasi di Dapil II, dengan rincian lima kegiatan di Kecamatan Alang-Alang Lebar dan satu kegiatan khusus di Kelurahan Karya Baru.

Senada dengan Nopianto, politisi senior Muhammad Yansuri, S.IP, mengingatkan warga agar tertib secara administrasi dengan segera mengajukan proposal resmi untuk usulan fisik seperti pengaspalan jalan dan drainase.

“Usulan fisik itu sangat bisa kita perjuangkan, asalkan didukung dengan pengajuan proposal resmi dari masyarakat agar proses pengawalannya jelas,” tambah Yansuri.

Kegiatan reses yang berlangsung dari tanggal 3 hingga 10 Juli 2026 ini juga dihadiri oleh anggota dewan Dapil II lainnya, yaitu Ir. H. Zulfikri Kadir, H. M. Anwar Al-Syadat, S.Si., M.Si., Tamtama, SH, dan Fajar Febriansyah, ST., M.I.Kom. Warga berharap pertemuan ini bukan sekadar seremonial, melainkan melahirkan aksi nyata bagi perubahan lingkungan mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *