
Advertorial
beritasebelas.net, Palembang – Jajaran Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dari Daerah Pemilihan (Dapil) I Kota Palembang berkomitmen penuh untuk mengawal peningkatan fasilitas pelayanan publik di sektor hukum dan HAM. Dalam kunjungan reses di Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang, Jumat (3/7/2026), para wakil rakyat ini menegaskan siap pasang badan memperjuangkan pembangunan klinik kesehatan dan fasilitas WC yang memadai bagi para warga binaan.

Agenda serap aspirasi kemanusiaan yang masuk dalam rangkaian reses sepanjang 3–10 Juli 2026 ini dipimpin langsung oleh H. Chairul S. Matdiah, SH, MH.Kes (Demokrat) beserta anggotanya: Aryuda Perdana Kusuma, SSos (Golkar), Firmansyah Hakim, SH (NasDem), Ir. Romiana Hidayati (PDIP), Muhammad Toha, SAg (PKS), dan Abdullah Taufik, SE, MM (Gerindra).
Kedatangan rombongan dewan disambut hangat oleh Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang, Desi Adriyani, beserta jajaran. Di sela-sela pemaparan program pembinaan kemandirian warga binaan, Desi secara blak-blakan mengutarakan kendala sarana prasarana fisik yang saat ini mendesak untuk segera diselesaikan.
Ia meminta bantuan DPRD Sumsel agar menyuarakan kebutuhan pembangunan bilik WC tambahan demi kelayakan sanitasi sehari-hari, serta sebuah klinik kesehatan yang representatif di dalam lingkungan Lapas. Fasilitas medis ini dinilai krusial untuk menjamin penanganan kesehatan yang cepat dan memadai bagi warga binaan perempuan tanpa harus sering melakukan mobilisasi ke luar Lapas.
Mendengar langsung keluhan terkait kebutuhan dasar biologis dan kesehatan tersebut, Koordinator Dapil I, H. Chairul S. Matdiah, menyatakan sepakat bahwa pemenuhan fasilitas ini tidak boleh ditunda karena menyangkut hak asasi manusia yang mendasar.
“Aspirasi dari pihak Lapas mengenai pengadaan WC dan klinik kesehatan ini menjadi catatan prioritas kami. Ini menyangkut aspek kesehatan lingkungan dan hak dasar warga binaan. Kami akan membawa dan membahas langsung usulan ini di hadapan Gubernur Sumatera Selatan agar bisa segera diintervensi oleh anggaran provinsi,” tegas Chairul.
Meski membahas isu sarana prasarana yang serius, agenda reses ini juga diwarnai momen hangat. Kehadiran para legislator Sumsel ini disambut dengan pentas seni memukau dari warga binaan, mulai dari tarian tradisional, vocal group, tari kreasi modern, hingga atraksi kebudayaan Kuda Kepang.
Di akhir acara, seluruh anggota Dapil I secara bergantian memberikan motivasi kepada warga binaan agar terus merefleksikan diri, menekuni keterampilan baru selama masa pembinaan, dan tetap menjaga ibadah demi menyongsong masa depan yang lebih baik saat bebas nanti
